You are currently browsing the daily archive for February 14th, 2008.
PADA malam kedua Lebaran kemarin, saat pulang kampung, oleh beberapa teman sebaya, aku diajak menengok Agus Mbeler di rumah barunya. Menurut teman-temanku, semenjak pulang kampung, setelah hampir sepuluh tahun tinggal di Jakarta, Agus sering sakit-sakitan. Dengan berjalan kaki, karena tidak begitu jauh dari rumahku, aku dan teman-teman menuju ke rumah Agus yang baru.
Sampai di sana, rumah mungil yang terlihat baru usai dibangun itu tertutup rapat. Wawan Udun, salah satu teman sebayaku yang tinggal persis di depan rumah Agus, hanya dipisahkan oleh jalan kampung, mengatakan kalau Agus baru saja dibawa ke rumahsakit. Lalu kami memutuskan untuk ngobrol di teras rumah Wawan, sambil menikmati kopi.
Di sela-sela obrolan yang sering diikuti dengan gelak tawa malam itu, sepasang mataku lebih sering mampir ke sebidang tanah yang sekarang ditempati Agus Mbeler dan keluarganya. Setiap kali mataku singgah di tempat itu, saat itu pula pikiranku terperangkap ke masa lalu. Read the rest of this entry »

Recent Comments