Renungan…

_____________

Sepulang dari pengajian rutin beberapa hari lalu, saya berdiri di tepi trotoar daerah Klender. Angkot yang ditunggu belum jua lewat, sedang matahari kian memancar terik. Entah mengapa, kedua mata saya tertarik utuk memperhatikan seorang bapak tua yang tengah termangu di tepi jalan dengan sebuah gerobak kecil yang kosong. Bapak itu duduk di trotoar. Matanya memandang kosong ke arah jalan. Saya mendekatinya. Kami pun terlibat obrolan ringan. Pak Jumari, demikian namanya, adalah seorang penjual minyak tanah keliling yang biasa menjajakan barang dagangannya di daerah Pondok Kopi, Jakarta Timur. “Tapi kok gerobaknya kosong Pak, mana kaleng-kaleng minyaknya?” tanya saya.

Pak Jumari tersenyum kecut. Sambil menghembuskan nafas panjang-panjang seakan hendak melepas semua beban yang ada di dadanya, lelaki berusia limapuluh dua tahun ini menggeleng. “Gak ada minyaknya.”
Read the rest of this entry »

Masih ingat sandiwara radio Saur Sepuh (SS) ? Diera 80-an sandiwara ini banyak digemari dan ditunggu2 setiap orang. Walaupun gelombang radio (AM) pada saat itu ga begitu jelas, tapi selalu kita ikutin jalan ceritanya. Pada saat itu radio2 yg memutar SS, yg episodenya sudah lebih jauh, lebih banyak didengar. Kalo ditempatku (Brebes) waktu itu kalo ngga salah setiap jam 5 sore, ada pula yang memutar sekitar jam 3.30 sore. Wah pokoknya kalo ingat masa2 kecil dulu sungguh seru. Banyak sekali serial sandiwara radio, namun yg paling populer pada saat itu Saur Sepuh.

Ini ada sedikit tokoh2 yang berada di balik sandiwara SS tersebut : Read the rest of this entry »

Pernah denger pecak lele ? Mungkin bagi tiap orang sudah sering mendengarnya, tapi pernah ngga mendengar Pecak belut ? Ya, belut dibikin pecak. Dengan diracik pake bumbu yang sedemikian rupa ditambah dengan jeruk nipis, belut goreng yg diracik bumbu “rahasia”, jadilah Pecak Belut “Mbah Ribut”.

Dari sejarahnya pecak belut, mungkin Pecak belut Mbah Ribut yg pertama ada. Dan mungkin satu2nya pada saat itu. Sekarang ini sudah banyak sekali warung2 yang menyediakan menu pecak belut.

Pecak belut Mbah Ribut sudah ada sejak aku kecil. Rasanya enak “banyak sikile kuning, krasa enak balik maning“. Itulah peribahasa brebesan yang pantas bagi pecak belut Mbah Ribut ini. Enak sekali jika disantap pake nasi panas/hangat yg masih kemebul.

Rasanya pengen sekali makan pake pecak belut. Mungkin kalo pulang kampung, akan mampir & makan pecak belut.

Oh iya, lokasinya berada di Desa Cigedog, Kersana, Brebes. Tanya tukang becak, sopir, kenek, tukang ojeg, anak sekolah, pak polisi, pak camat, pak guru…semua pasi tahu.

Pecak belut merambah Tegal

Dari hasil penelusuran & browsing di om google, ternyata pecak belut sudah merambah kota Tegal. Sungguh diluar dugaan (apa gw yg kurang informasi ya…)

http://www.suaramerdeka.com/harian/0606/03/pan02.htm

Dari milist sebelah.

———————
Coba cari siapa nama Koreamu. Lucu juga kalo dikasih nama Korea..

Kita ambil contoh, misalnya :
tanggal lahir = 12 April 1979
Angka terakhir dari tahun kelahiran = 9 -> Jung
Bulan lahir = 4 -> Hye
Tanggal lahir = 12 -> Bin
Jadi nama Koreanya : JUNG HYE BIN
Read the rest of this entry »

PADA malam kedua Lebaran kemarin, saat pulang kampung, oleh beberapa teman sebaya, aku diajak menengok Agus Mbeler di rumah barunya. Menurut teman-temanku, semenjak pulang kampung, setelah hampir sepuluh tahun tinggal di Jakarta, Agus sering sakit-sakitan. Dengan berjalan kaki, karena tidak begitu jauh dari rumahku, aku dan teman-teman menuju ke rumah Agus yang baru.

Sampai di sana, rumah mungil yang terlihat baru usai dibangun itu tertutup rapat. Wawan Udun, salah satu teman sebayaku yang tinggal persis di depan rumah Agus, hanya dipisahkan oleh jalan kampung, mengatakan kalau Agus baru saja dibawa ke rumahsakit. Lalu kami memutuskan untuk ngobrol di teras rumah Wawan, sambil menikmati kopi.

Di sela-sela obrolan yang sering diikuti dengan gelak tawa malam itu, sepasang mataku lebih sering mampir ke sebidang tanah yang sekarang ditempati Agus Mbeler dan keluarganya. Setiap kali mataku singgah di tempat itu, saat itu pula pikiranku terperangkap ke masa lalu. Read the rest of this entry »

Photobucket

a

 

July 2009
M T W T F S S
« Apr    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Blog Stats

  • 2,017 hits
counter